Pasar cryptocurrency telah berkembang secara signifikan, bergerak dari fluktuasi harga yang cepat yang dipicu oleh berita menjadi lingkungan yang lebih kompleks yang dipengaruhi oleh keputusan institusi, mekanisme ETF, dan faktor makroekonomi. Perubahan ini berarti bahwa hanya mengamati pergerakan harga jangka pendek mungkin tidak memberikan gambaran lengkap tentang dinamika pasar.

Harga XRP saat ini mencerminkan tidak hanya aktivitas perdagangan tetapi juga keputusan institusi dan regulator. Alat AI semakin banyak digunakan untuk melacak pengaruh ini, namun sering kali disalahartikan. Alih-alih memprediksi hasil, AI mengorganisir data kompleks untuk mengungkap hubungan dalam pasar.

Sistem AI fokus pada pemetaan aliran dan keluaran ETF bersamaan dengan posisi derivatif dan aktivitas on-chain, yang telah menjadi krusial dalam memahami perilaku pasar. Laporan terbaru dari Binance Research menunjukkan bahwa ETF altcoin telah melihat lebih dari $2 miliar dalam aliran bersih, dengan XRP dan Solana memimpin, sementara ETF spot Bitcoin dan Ethereum mengalami keluaran sejak Oktober. Ini menunjukkan lingkungan pasar yang hati-hati dan selektif daripada skenario risiko klasik.

Model AI unggul dalam mengidentifikasi pergeseran dalam alokasi modal, bahkan ketika harga tetap stabil. Mereka dapat mendeteksi pergerakan halus di pasar yang mungkin tidak segera terlihat, menyoroti pentingnya memahami tren mendasar daripada hanya aktivitas yang terlihat. Pergerakan harga XRP sering kali merespons perubahan regulasi dan kondisi likuiditas sebelum sentimen pasar yang lebih luas mengikuti, itulah sebabnya sistem AI memprioritaskan aliran dana dan kedalaman pasar dalam analisis mereka.

Meskipun memiliki kekuatan, AI memiliki keterbatasan, terutama terkait dengan perubahan regulasi, yang dapat berdampak signifikan pada kepercayaan pasar. Seperti yang dicatat oleh Richard Teng, Co-CEO Binance, keputusan regulasi tidak selalu mengikuti pola historis, membuatnya sulit bagi AI untuk memprediksi efeknya. Selain itu, meskipun AI dapat mengukur aliran pasar, ia tidak dapat menjelaskan perilaku investor, seperti mengapa mereka mungkin memilih untuk berhati-hati atau terhambat. Oleh karena itu, AI harus dilihat sebagai alat yang mendukung interpretasi pasar daripada pengganti, membantu mengidentifikasi momen dan tren penting di pasar yang dipicu oleh ETF.