Pembaruan terbaru pada Model Context Protocol (MCP) meningkatkan langkah-langkah keamanan untuk infrastruktur perusahaan, memungkinkan agen AI untuk beralih dari fase percontohan ke penggunaan operasional. Revisi ini, yang dirilis oleh Anthropic, menandai ulang tahun pertama proyek sumber terbuka dan didukung oleh penyedia layanan cloud besar seperti Amazon Web Services (AWS), Microsoft, dan Google Cloud. Pembaruan ini memperkenalkan dukungan untuk alur kerja yang berjalan lama dan menerapkan kontrol keamanan yang lebih ketat untuk mengatasi tantangan operasional yang telah menghambat penerapan agen AI generatif.

Seiring pasar beralih dari integrasi kustom yang rapuh, perusahaan kini memiliki kesempatan untuk memanfaatkan AI yang mampu berinteraksi dengan penyimpanan data perusahaan tanpa menimbulkan utang teknis yang signifikan. Fokus telah beralih dari chatbot eksperimental ke integrasi struktural yang lebih kuat, dengan registri MCP mengalami pertumbuhan luar biasa sebesar 407 persen sejak September, kini menampung hampir dua ribu server.

Satyajith Mundakkal, CTO Global di Hexaware, mencatat bahwa MCP telah berkembang dari rasa ingin tahu pengembang menjadi alat fungsional untuk menghubungkan AI dengan sistem yang ada. Microsoft telah mengadopsi pergeseran ini dengan mengintegrasikan dukungan MCP asli ke dalam Windows 11, secara efektif menyematkan standar tersebut ke dalam sistem operasi.

Standarisasi perangkat lunak ini bertepatan dengan ekspansi agresif infrastruktur perangkat keras. Mundakkal menyoroti peningkatan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, merujuk pada program ambisius multi-gigawatt 'Stargate' dari OpenAI, yang menandakan pertumbuhan cepat dalam kemampuan AI dan data yang mereka butuhkan. Ia menekankan bahwa efektivitas AI terkait langsung dengan aksesibilitas data yang aman.

Pembaruan ini memperkenalkan fitur baru 'Tugas' yang menstandarkan pelacakan pekerjaan, memungkinkan klien untuk memeriksa status pekerjaan atau membatalkan tugas jika perlu. Peningkatan ini sangat penting bagi tim operasional yang mengelola migrasi infrastruktur, karena memungkinkan agen untuk berjalan dalam jangka waktu yang lama tanpa mengalami timeout. Selain itu, pembaruan ini mengatasi masalah keamanan dengan meningkatkan proses pendaftaran klien dan memastikan bahwa kredensial sensitif tetap terisolasi, yang sangat penting untuk kepatuhan terhadap standar seperti PCI. Secara keseluruhan, pembaruan MCP bertujuan untuk meningkatkan keandalan dan observabilitas sistem AI, memastikan bahwa mereka dapat diintegrasikan dengan aman ke dalam alur kerja perusahaan.