Perusahaan-perusahaan AS mendominasi lanskap AI, memimpin dalam bidang seperti desain prosesor, kapasitas pusat data, dan pengembangan aplikasi. Dominasi ini tercermin dalam investasi signifikan yang mengalir ke perusahaan AI Amerika, yang telah memperkuat kinerja ekonomi mereka. Beberapa ahli percaya bahwa posisi kuat raksasa AS seperti Nvidia dan Google membuat hampir mustahil bagi negara-negara Eropa untuk mengurangi ketergantungan mereka pada teknologi AI Amerika, mencerminkan kekhawatiran yang diungkapkan tentang layanan cloud. Meskipun tantangan ini, pemerintah Eropa, terutama di Inggris dan UE, bertekad untuk mengurangi ketergantungan mereka pada pemasok AI asing. Mereka telah mengalokasikan dana substansial untuk mendukung inisiatif AI domestik. Terinspirasi oleh keberhasilan laboratorium AI China, DeepSeek, yang menunjukkan bahwa inovasi dapat berkembang di luar struktur kekuasaan tradisional, peneliti Eropa sedang menjelajahi jalur baru untuk pengembangan AI yang kompetitif. Rosaria Taddeo, seorang profesor etika digital di Oxford, berargumen menentang narasi bahwa Eropa telah melewatkan revolusi AI. Dia menekankan pentingnya inovasi dan memperingatkan terhadap sikap puas diri. Laboratorium AI Eropa mungkin memiliki keuntungan unik karena keterbukaan mereka dalam berbagi model dan data, yang dapat mengarah pada terobosan kolaboratif yang meningkatkan kemampuan mereka. Iklim geopolitik telah meningkatkan urgensi bagi Eropa untuk membangun infrastruktur AI-nya sendiri. Taddeo menegaskan bahwa teknologi adalah infrastruktur kritis yang harus mulai diproduksi secara independen oleh Eropa. Ketegangan terbaru antara pemimpin Eropa dan pemerintahan Trump telah menyoroti risiko yang terkait dengan ketergantungan pada teknologi Amerika, mendorong negara-negara Eropa untuk mencari otonomi yang lebih besar dalam produksi AI. Upaya untuk mencapai kedaulatan digital di Eropa masih dalam tahap awal, dengan berbagai pendapat tentang seberapa jauh inisiatif ini harus berjalan. Beberapa mendukung kemandirian penuh dalam AI, sementara yang lain menyarankan pendekatan yang lebih bernuansa yang memungkinkan alternatif domestik tanpa mengecualikan penyedia AS. Meskipun strategi yang berbeda, ada konsensus bahwa menjembatani kesenjangan kinerja dengan pemimpin Amerika adalah hal yang dapat dicapai, seperti yang ditunjukkan oleh proyek seperti SOOFI, yang bertujuan untuk mengembangkan model bahasa yang kompetitif. Ambisi ini jelas: Eropa bertekad untuk mengukir tempatnya dalam lanskap AI.
technology 19th January 2026
Pencarian Eropa untuk Mendirikan DeepSeek Sendiri dalam AI
Seiring dengan melemahnya aliansi antara Eropa dan AS, Eropa memperkuat upayanya untuk menjadi kekuatan super AI yang independen.