OpenAI memulai proyek yang bertujuan untuk menetapkan tolok ukur kinerja AI dengan membandingkannya dengan profesional manusia di berbagai bidang. Upaya ini mengikuti peluncuran proses evaluasi baru-baru ini yang dirancang untuk mengukur seberapa baik model AI-nya berkinerja dibandingkan dengan kemampuan manusia dalam tugas-tugas yang signifikan secara ekonomi. Perusahaan melihat ini sebagai langkah penting menuju pencapaian kecerdasan umum buatan (AGI).

Dalam dokumen rahasia, OpenAI menguraikan permintaannya kepada kontraktor untuk mengunggah contoh nyata dari pekerjaan yang telah mereka selesaikan dalam pekerjaan mereka. Perusahaan mendorong mereka untuk mengubah tugas kompleks yang telah mereka lakukan menjadi contoh spesifik dari hasil kerja, yang dapat mencakup berbagai jenis file seperti dokumen Word, PDF, dan gambar. Selain itu, kontraktor dapat membuat contoh hipotetis untuk menggambarkan bagaimana mereka akan menangani skenario pekerjaan tertentu.

Presentasi yang diberikan kepada kontraktor menekankan pentingnya berbagi pengalaman kerja yang autentik. Ini membedakan antara permintaan tugas—apa yang diminta oleh manajer atau rekan kerja kepada mereka—dan hasil nyata yang dihasilkan sebagai respons. OpenAI menegaskan bahwa contoh yang dibagikan harus mencerminkan pekerjaan nyata yang telah diselesaikan oleh kontraktor.

Salah satu contoh ilustratif dari presentasi menggambarkan tugas untuk Manajer Gaya Hidup Senior di layanan concierge mewah, di mana kontraktor akan menyiapkan rencana perjalanan terperinci untuk perjalanan yacht keluarga ke Bahama. Dokumen tersebut menetapkan bahwa kontraktor harus mengunggah rencana perjalanan nyata yang dibuat untuk klien, menyoroti harapan untuk hasil yang autentik.

OpenAI telah menginstruksikan kontraktor untuk dengan hati-hati menghapus informasi kepemilikan atau pribadi dari file yang mereka kirimkan. Para ahli hukum telah mengangkat kekhawatiran tentang risiko potensial yang terlibat, menyarankan bahwa kontraktor dapat secara tidak sengaja melanggar perjanjian kerahasiaan atau mengungkapkan rahasia dagang. Ketergantungan pada kontraktor untuk menentukan apa yang dianggap sebagai informasi rahasia menempatkan baik kontraktor maupun OpenAI dalam risiko, menurut pengacara kekayaan intelektual. Seiring dengan terus mencari data pelatihan berkualitas tinggi, laboratorium AI semakin beralih kepada kontraktor untuk menghasilkan informasi penting ini, menciptakan pasar yang berkembang dalam sektor pelatihan AI.