Istilah 'AI Fisik' telah muncul sebagai kata kunci pemasaran baru, yang bertujuan untuk menyoroti masa depan teknologi yang menjanjikan di industri otomotif. Konsep ini mencerminkan bagaimana produsen mobil memposisikan diri mereka sebagai inovator dalam teknologi, terutama karena pasar untuk chip otomotif diproyeksikan mencapai $123 miliar pada tahun 2032, peningkatan signifikan dari tahun 2023. Pameran teknologi konsumen CES baru-baru ini di Las Vegas menggambarkan konvergensi yang semakin meningkat antara robotika, kendaraan, dan teknologi chip.

'AI Fisik' mengacu pada interaksi yang dibayangkan antara sistem otonom dan dunia nyata, memanfaatkan data kamera dan sensor untuk memahami dan merespons lingkungan yang kompleks. Ini termasuk aplikasi seperti robot humanoid yang bekerja di pabrik, seperti yang ditunjukkan oleh kolaborasi antara Google DeepMind, Boston Dynamics, dan Hyundai. Selain itu, ini mencakup mobil otonom yang dapat menavigasi skenario lalu lintas yang rumit dan beralih kontrol antara pengemudi manusia dan otomatis dengan mulus.

Produsen chip seperti Nvidia dan ARM berada di garis depan tren ini, dengan Nvidia meluncurkan model AI sumber terbuka baru untuk sistem otonom dan ARM meluncurkan divisi AI Fisik di CES. Perusahaan-perusahaan ini siap untuk mendapatkan keuntungan finansial dari meningkatnya permintaan akan sumber daya komputasi canggih di kendaraan.

Di CES, beberapa pengumuman menekankan kemajuan dalam otonomi otomotif. Ford berencana untuk memperkenalkan sistem pada tahun 2028 yang memungkinkan pengemudi mengoperasikan mobil mereka tanpa melihat ke jalan. Sementara itu, Afeela, sebuah usaha patungan antara Sony dan Honda, bertujuan untuk mencapai kemampuan mengemudi sendiri dalam berbagai situasi. Nvidia juga bekerja sama dengan Geely dan Mercedes-Benz untuk meningkatkan sistem mengemudi otonom mereka, dengan harapan akan kemajuan signifikan dalam mengemudi tanpa tangan.

Mark Wakefield dari AlixPartners menekankan potensi pertumbuhan yang substansial bagi produsen chip di sektor otomotif, mencatat bahwa daya komputasi yang diperlukan untuk kendaraan diperkirakan akan meningkat secara dramatis. Perubahan dalam lanskap otomotif ini mendorong pemasar untuk mengadopsi terminologi baru untuk menangkap kegembiraan seputar perkembangan ini.