Plug-in Humanizer, yang dirancang untuk Claude, memanfaatkan kompilasi 24 pola bahasa dan format yang diidentifikasi oleh editor Wikipedia sebagai indikator penulisan yang dihasilkan oleh AI. Dikembangkan oleh Chen dan dipublikasikan di GitHub, alat ini telah mendapatkan lebih dari 1.600 bintang sejak dirilis. Chen mengungkapkan apresiasi atas daftar rinci tanda-tanda penulisan AI yang disusun oleh Wikipedia, mencatat kegunaannya dalam menginstruksikan model bahasa untuk menghindari pola-pola ini.
Inisiatif ini berasal dari WikiProject AI Cleanup, yang didirikan oleh editor Wikipedia Prancis Ilyas Lebleu, yang telah aktif dalam mengidentifikasi artikel yang dihasilkan oleh AI sejak akhir 2023. Grup ini telah meninjau lebih dari 500 artikel dan menerbitkan daftar resmi karakteristik umum penulisan AI pada Agustus 2025. Alat Chen berfungsi sebagai 'file keterampilan' untuk Claude Code, asisten pengkodean dari Anthropic, yang memungkinkan interpretasi instruksi yang lebih tepat dibandingkan dengan prompt standar.
Namun, efektivitas plug-in Humanizer tetap tidak pasti. Uji coba awal menunjukkan bahwa meskipun membuat respons AI terdengar lebih santai, itu tidak meningkatkan akurasi fakta dan dapat berpotensi menghambat kemampuan penulisan teknis. Beberapa panduan yang diberikan oleh Humanizer mungkin menghasilkan keluaran yang kurang tepat, yang bisa kontraproduktif dalam konteks yang memerlukan pelaporan faktual.
Panduan Wikipedia menguraikan karakteristik spesifik dari penulisan AI, seperti kecenderungan untuk menggunakan bahasa yang berlebihan dan frasa yang terlalu deskriptif. Misalnya, panduan ini menyarankan bahwa konten yang dihasilkan oleh AI sering kali menyerupai brosur pariwisata. Untuk mengatasi hal ini, Humanizer menginstruksikan Claude untuk menyederhanakan bahasa, mengubah pernyataan yang bertele-tele menjadi fakta yang langsung.
Meskipun sifat komprehensif dari panduan Wikipedia, keandalan deteksi penulisan AI tetap menjadi tantangan. Model AI dapat dilatih untuk menghindari ciri-ciri penulisan AI yang khas, dan penulis manusia dapat secara tidak sengaja mengadopsi gaya serupa. Panduan ini mengakui bahwa meskipun mengidentifikasi indikator penulisan AI tertentu, pengamatan ini tidak selalu akurat, yang dapat menyebabkan kesalahan identifikasi penulisan berkualitas sebagai hasil AI. Ini menyoroti perlunya analisis yang lebih mendalam di luar sekadar frasa untuk secara efektif membedakan antara konten yang dihasilkan oleh manusia dan AI.